 |
| Tambang Emas Baru Meta |
Siapa yang sangka saay ini aplikasi yang dikira hanya "Twitter versi Meta" ini sekarang bisa bertransformasi menjadi ladang cuna yang cukup menggiurkan? kalau kalian masih menganggap Threads hanya tempat sambat aja atau pame foto estetik, siap-siap gigir jadi. Sebagai salah satu pemilik akun LybTech_121154 di Threads yang cukup sering menguliti algoritma, saya sih melihat kedepan ada celah besar yang bisa kita manfaatkan sebelum "lapak" ini jadi penuh.
Kita bongkat secara kritis dan detail kenapa Threads adalah mesin uang yang lebih powerfull dibanding pendahulunya.
Algoritma yang Masih "Murah Hati"
Beda banget dengan Instagram atau juga Facebook yang sudah saturated (jenuh), Threads saat ini measih dalam fase "bakar panggung". Algoritmanya sangat memprioritaskan interaksi oragnik. Artinya, postingan kalian punya banyak peluang besar untuk muncul di feed orang yang tidak follow di akun kita. Konektivitas antar pengguna di Threads masih sangat baik untuk mendistribusikan konten kalian jadi lebih agresif.
Bukan Sekedar Jualan
Dalam pengumumannya, Meta mengatakan Threads yang kini memiliki pengguna 400 juta dalam waktu hitungan bulan, merupakan tempat yang cocok bagi pemilik bisnis untuk melakukan kampanye iklan.
"Dengan iklan di Threads, pemilik bisnis bisa bergabung dengan percakapan secara otentik sambil menemukan cara ntuk terhubung dengan orang yang tertarik pada bisnis kita" tulis Meta dalam postingan blognya, dikutop dari CNBC pada kamis (22/1/2026).
Cara tarik uangnya ?,kalian jangan langsung jualan Hard-sell. Gunakan pendekatan Micro-Outhority :
- Affiliate Marketing : Sisipkan link produk yang relevan dengan tema akun dengan narasinya.
- Personal Branding : Bangun otoritas sebagai pakar dibidang tertentu yang kalian bisa. Di Threads, orang lebih menghargai opini kritis dan detail daripada sekedar visual saja.
- Traffic Driver : Arahkan audiens ke artikel blog yang menarik atau produk digital kalian sendiri, dan kalian kedepannya bisa monetisasi di akun threads juga.
Strategi Monetisasi
Namun, perlu diingat bahwa algoritma Threads sangat memuja interaksi di detik-detik pertama. Tanpa pancingan yang kuat, tulisan sedalam apa pun akan tenggelam. Jika Anda bingung memulai kalimat pertama, saya sudah menyediakan alat bantu di artikel
Hook Konten Social Media yang bisa Anda gunakan untuk menciptakan 'ledakan' atensi dalam sekejap.
Sudut Pandang Teknis: Integrasi Ekosistem Meta
Jangan lupa juga, Threads terintegrasi langsung dengan akun Instagram. Data prilaku (user behavior) yang Meta kumpulkan sangat presisi. Dari pengamatan saya pribadi saya melihat ini sebagai efisiensi data. Satu kalia buat konten yang powerfull, dampaknya bisa terasa ke seluruh ekosistem Meta.
Disclaimer: Mesin uang tetap butuh bensin bernama konsistensi. Jangan harap saldo bertambah kalau postingan Anda cuma 'Halo selamat pagi' tiap hari. Threads butuh isi kepala, bukan cuma sekadar ketikan jempol.
Uji Coba Iklan Meta
Seorang analis Wall Street telah memperkirakan Threads bisa menjadi penggerak pendapatan yang cukup signifikan untuk Meta. Sebagai salah satu raksasa media sosial ini pertama kali menguji coba iklan di Threads secara terbatas di Amerika Serikat dan Jepang pada Januari 2025.
Iklan pada Threads mengandalkan "nyala" dari sistem AI, dengan tingkat personalisasi yang sama seperti Facebook dan Instagram, para pengguna Threads akan disuguhi iklan dalam bentuk gambar dan video, termasuk format baru radio 4:5, serta carousel.
Business Settings
Sebagai pengiklan kita dapat mengelola iklan di Threads dengan menggunakan Business Settings, yang menyederhanakan postingan silang diseluruh platform Meta seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp.